Kopiku terseruput derasnya malam
Berkata, masih begini?
Nasib sudah diujung
Belaka sudah meninggal
Mau apa lagi?
Dua kali di lubang yang sama
Masih tak gentar dengan yang tak pasti?
Sudah, belaka sudah pergi
Enyahlah
Ini dia
Saat mereka menguatkan
Lalu kau kibaskan
Rasakan
Mau apa lagi?
Ilusi hanya yang tinggal
Belaka sudah pergi
Tak perlu kau cari lagi
Masih ada yang tertinggal, tapi
Rasa ini masih ingin
Cuaca juga bilang udara sekarang mencekam
Haruskah bermuara lagi?
Baik tak cukup
Rupa yang perlu dibenahi, mungkin
Ingat betapa mawarnya yang dulu begitu rupawan
Kamu apa?
Kan, kubilang
Belaka sudah pergi
Jangan kau cari lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar