Huh, datang lagi.
Mau apa kamu kemari?
Aku tak punya mainan untukmu.
Aku pun tak ingin bermain lagi denganmu.
Hey, tunggu.
Kau mau pergi?
Setelah ajakku bermain dan kutolak, lantas kau pergi?
Segitu saja nyalimu? Huh.
Sana pergi.
Tak sudi aku melihatmu lagi.
Kau bukan teman yang baik.
Rugi aku dekatmu.
Penting memang aku untukmu?
Tidak, kan?
Penting, memang?
Ya kalau tak penting buat apa kamu dekati lagi.
Sana pergi, yang jauh.
Cari teman baru.
Aku disini gampang.
Apa kau bilang?
Jadi aku penting untukmu?
Seperti pentingnya benang untuk bisa menarik ulur layangan, begitu?
Tidak? Lalu, apa?
Hey, aku sudah sudi memikirkanmu.
Sadar tidak, banyak yang bergunjing disana.
Aku mencoba menutupimu.
Aku tahu kau orang baik.
Orang baik tapi tak sepantasnya pergi begitu saja.
Ya sudah, kau disini saja. Temani aku.